Apakah CCTV Tetap Berfungsi Jika Internet Mati?

Apakah CCTV Tetap Berfungsi Jika Internet Mati

Banyak orang mengira CCTV akan langsung berhenti bekerja ketika koneksi internet terputus. Padahal, pada sebagian besar sistem CCTV, internet bukan komponen utama yang membuat kamera dapat merekam. Selama kamera mendapatkan daya, terhubung dengan DVR atau NVR, dan media penyimpanan masih berfungsi, CCTV tetap dapat digunakan untuk merekam secara lokal.

Internet biasanya dibutuhkan ketika pemilik ingin mengakses kamera dari luar rumah atau kantor, menerima notifikasi secara online, atau menggunakan fitur tertentu yang bergantung pada koneksi jaringan. Jadi, ketika internet mati, bukan berarti seluruh sistem CCTV ikut mati.

CCTV Tetap Bisa Merekam Saat Internet Mati

Pada sistem CCTV yang menggunakan DVR atau NVR dengan hard disk, proses perekaman berlangsung di dalam sistem tersebut. Kamera mengirimkan gambar ke DVR atau NVR, kemudian rekaman disimpan ke hard disk.

Karena proses tersebut berlangsung melalui jaringan lokal atau koneksi kamera ke perangkat perekam, internet tidak selalu diperlukan.

Misalnya, sebuah rumah memiliki empat kamera CCTV yang terhubung ke DVR. Ketika koneksi internet dari provider terputus, kamera masih mendapatkan listrik dan DVR masih menyala. Dalam kondisi seperti ini, kamera tetap bisa menampilkan gambar dan DVR tetap dapat merekam ke hard disk.

Yang tidak dapat dilakukan adalah mengakses sistem tersebut dari luar jaringan menggunakan HP, tergantung konfigurasi sistemnya.

Apa yang Terjadi Saat Internet Mati?

Ketika internet mati, fungsi CCTV yang terdampak biasanya adalah fungsi yang membutuhkan koneksi ke internet. Sementara fungsi lokal tetap dapat berjalan.

Beberapa kondisi yang umum terjadi antara lain:

  • Kamera tetap menyala.
  • DVR atau NVR tetap bekerja.
  • Rekaman tetap tersimpan di hard disk.
  • Monitor yang terhubung langsung ke DVR/NVR tetap menampilkan gambar.
  • CCTV tidak dapat diakses dari luar jaringan melalui HP.
  • Notifikasi online dapat berhenti.
  • Fitur cloud atau P2P dapat tidak dapat digunakan sementara.
  • Kamera IP yang berada dalam jaringan lokal tetap dapat berkomunikasi dengan NVR selama jaringan lokalnya masih berjalan.

Jadi, perlu dibedakan antara internet dan jaringan lokal.

Internet Berbeda dengan Jaringan Lokal

Ini bagian yang sering membuat pemilik CCTV bingung. Internet adalah koneksi yang menghubungkan jaringan rumah, kantor, toko, atau gudang ke jaringan di luar lokasi. Sementara jaringan lokal adalah koneksi antara perangkat yang berada di lokasi yang sama.

Contohnya, kamera IP dapat terhubung ke NVR melalui kabel LAN dan switch PoE. Walaupun koneksi internet dari router terputus, komunikasi antara kamera dan NVR masih dapat berlangsung selama jaringan lokal dan perangkatnya tetap mendapatkan daya. Karena itu, internet mati tidak otomatis berarti kamera IP kehilangan koneksi dengan NVR.

Apakah CCTV Analog Tetap Merekam Tanpa Internet?

Ya. CCTV analog yang menggunakan DVR pada dasarnya dapat tetap merekam tanpa internet. Kamera analog mengirimkan video melalui kabel coaxial menuju DVR. DVR kemudian menyimpan hasil rekaman ke hard disk.

Selama beberapa komponen utama masih berfungsi, seperti:

  • Kamera mendapatkan listrik.
  • Kabel video terhubung dengan baik.
  • DVR menyala.
  • Hard disk dapat digunakan.
  • Power supply dalam kondisi normal.

Maka proses perekaman tetap bisa berjalan meskipun internet sedang mati. Internet baru dibutuhkan jika pengguna ingin melakukan akses jarak jauh, misalnya melihat kamera dari HP ketika sedang berada di luar rumah.

Bagaimana dengan CCTV IP?

CCTV IP juga bisa tetap berfungsi ketika internet mati, selama sistemnya menggunakan jaringan lokal. Sebagai contoh, kamera IP terhubung ke switch PoE, kemudian switch terhubung ke NVR. Kamera mendapatkan daya sekaligus mengirimkan data video melalui jaringan tersebut.

Jika koneksi internet dari router terputus, kamera masih dapat mengirimkan video ke NVR melalui jaringan lokal. NVR kemudian tetap dapat menyimpan rekaman ke hard disk.

Namun, konfigurasi setiap sistem bisa berbeda. Ada kamera IP tertentu yang memiliki fitur tambahan berbasis cloud atau penyimpanan online sehingga sebagian fungsi dapat bergantung pada koneksi internet.

Apakah CCTV Bisa Dilihat dari Monitor Saat Internet Mati?

Bisa, selama monitor terhubung langsung ke DVR atau NVR. Misalnya DVR berada di ruang kantor dan terhubung ke monitor menggunakan HDMI. Ketika internet mati, monitor tetap dapat menampilkan gambar kamera karena komunikasi tersebut berlangsung secara lokal.

Begitu juga dengan NVR. Jika kamera IP dan NVR masih terhubung dalam jaringan lokal, tampilan kamera pada monitor yang terhubung langsung ke NVR tetap dapat digunakan. Jadi, untuk melihat CCTV di lokasi pemasangan, internet tidak selalu diperlukan.

Apakah CCTV Masih Bisa Dilihat dari HP?

Ini yang biasanya terdampak ketika internet mati. Jika HP berada di luar lokasi pemasangan CCTV, misalnya pemilik sedang berada di tempat lain, akses CCTV umumnya membutuhkan koneksi internet pada lokasi CCTV dan koneksi internet pada HP.

Ketika internet di lokasi CCTV terputus, aplikasi CCTV di HP biasanya akan menunjukkan perangkat offline. Sebagai contoh, kamera terpasang di rumah dan pemilik sedang berada di kantor. Jika koneksi internet di rumah mati, pemilik kemungkinan tidak dapat membuka live view CCTV dari HP selama koneksi tersebut belum kembali.

Namun, rekaman yang sudah tersimpan di hard disk DVR atau NVR tidak otomatis hilang hanya karena internet terputus.

Apakah Rekaman Hilang Saat Internet Mati?

Tidak secara otomatis. Jika CCTV menggunakan DVR atau NVR dengan hard disk lokal, rekaman yang tersimpan di perangkat tersebut tetap berada di dalam hard disk.

Misalnya internet mati selama tiga jam. Selama DVR tetap menyala dan sistem perekaman berjalan, rekaman selama periode tersebut masih dapat tersimpan.

Masalah baru muncul jika gangguan internet ternyata disertai masalah lain, seperti listrik padam, DVR mati, hard disk rusak, kamera kehilangan daya, atau jaringan lokal mengalami gangguan.

Jadi, jangan langsung menganggap rekaman hilang hanya karena koneksi internet terputus.

Bagaimana Jika Listrik Mati Sekaligus Internet Mati?

Ini kondisi yang berbeda. CCTV membutuhkan listrik untuk menjalankan kamera, DVR/NVR, switch PoE, router, dan perangkat lainnya. Jika listrik mati dan tidak ada sumber listrik cadangan, sistem CCTV dapat berhenti bekerja.

Pada kondisi seperti ini, internet sebenarnya bukan masalah utama. Yang menyebabkan CCTV berhenti adalah hilangnya sumber daya listrik.

Untuk sistem CCTV yang membutuhkan perekaman selama gangguan listrik, pengguna dapat mempertimbangkan penggunaan UPS. UPS dapat memberikan daya cadangan sementara untuk perangkat tertentu, tergantung kapasitas UPS dan total beban perangkat.

Namun, kapasitas UPS harus disesuaikan dengan kebutuhan sistem. DVR, NVR, monitor, router, switch PoE, dan perangkat lainnya memiliki konsumsi daya yang berbeda.

Bagaimana Jika Router Mati tetapi DVR dan Kamera Tetap Menyala?

Pada sistem tertentu, kamera dan DVR/NVR masih dapat bekerja secara lokal meskipun router bermasalah. Namun, dampaknya tergantung pada bagaimana jaringan CCTV dibuat.

Jika kamera IP terhubung langsung ke port PoE pada NVR, misalnya, komunikasi kamera dengan NVR dapat tetap berlangsung karena jaringan kamera tersebut dapat berada pada jaringan internal NVR.

Sementara itu, akses internet dan akses dari HP dapat terganggu karena router tidak lagi menyediakan koneksi ke internet.

Karena konfigurasi perangkat berbeda-beda, cara kerja pastinya perlu dilihat dari topologi jaringan dan tipe DVR/NVR yang digunakan.

Apa yang Harus Dicek Jika Internet Mati?

Jika internet mati tetapi CCTV juga ikut tidak menampilkan gambar atau tidak merekam, jangan langsung menyalahkan koneksi internet.

Periksa beberapa bagian berikut:

1. Periksa listrik

Pastikan kamera, DVR/NVR, switch PoE, dan perangkat pendukung lainnya mendapatkan listrik.

2. Periksa DVR atau NVR

Pastikan perangkat perekam masih menyala dan tidak mengalami error.

3. Periksa hard disk

Jika tujuan utamanya memastikan CCTV tetap merekam, periksa status hard disk pada menu DVR/NVR.

4. Periksa jaringan lokal

Untuk CCTV IP, pastikan kamera masih terhubung ke switch atau NVR dan indikator jaringan menunjukkan koneksi normal.

5. Periksa router

Jika hanya akses dari HP yang bermasalah, periksa router dan koneksi internet dari provider.

6. Periksa aplikasi CCTV

Pastikan aplikasi tidak sekadar menunjukkan status offline karena koneksi internet terputus. Coba akses CCTV langsung dari monitor yang terhubung ke DVR/NVR untuk mengetahui apakah sistem lokal masih berjalan.

Apakah CCTV Perlu Internet 24 Jam?

Tidak selalu.

Untuk kebutuhan perekaman lokal, CCTV pada dasarnya dapat bekerja tanpa internet selama perangkat utama dan sumber dayanya tetap berfungsi.

Internet lebih penting untuk kebutuhan seperti:

  • Melihat CCTV dari HP.
  • Remote monitoring.
  • Menerima notifikasi melalui internet.
  • Mengakses perangkat dari luar lokasi.
  • Fitur cloud tertentu.
  • Sinkronisasi atau layanan online tertentu.

Karena itu, kebutuhan internet sebaiknya disesuaikan dengan fungsi CCTV yang ingin digunakan. Jika CCTV hanya dipasang untuk merekam aktivitas di rumah, toko, kantor, atau gudang dan rekaman akan dilihat langsung dari DVR/NVR, koneksi internet bukan syarat utama untuk proses perekaman.

Kesimpulan

Jadi, CCTV tetap dapat berfungsi dan merekam meskipun internet mati, selama kamera, DVR/NVR, jaringan lokal yang diperlukan, listrik, dan media penyimpanan masih dalam kondisi normal.

Yang biasanya terganggu adalah akses jarak jauh, seperti melihat CCTV dari HP ketika sedang berada di luar lokasi. Internet juga bukan hal yang sama dengan jaringan lokal, sehingga putusnya koneksi internet tidak otomatis memutus komunikasi kamera dengan DVR atau NVR.

Kalau setelah internet mati CCTV benar-benar tidak merekam atau tidak menampilkan gambar, sebaiknya periksa listrik, DVR/NVR, hard disk, kabel, switch PoE, dan koneksi jaringan lokal terlebih dahulu.

Jika sistem CCTV di rumah, toko, kantor, gudang, atau tempat usaha mengalami masalah dan perlu diperiksa, Anda bisa menggunakan layanan jasa pasang CCTV Jakarta Timur untuk membantu pemasangan, pengecekan jaringan, konfigurasi DVR/NVR, hingga pengaturan akses CCTV dari HP.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top